Kebanyakan wisatawan yang datang ke Manggarai tujuan
utamanya adalah ke Wae Rebo dan melihat sawah lodok di Cancar. Jarang yang mau
meluangkan waktu untuk melipir kearah utara, tepatnya ke Reo. Disini banyak pantai-pantai
indah yang boleh dibilang tidak terurus. Untuk menuju Reo, aku menyewa motor di
hotel Rima seharga Rp80.000,-/hari. Sebenarnya ada angkutan umum ke Reo, tapi
karena aku ingin lebih leluasa dalam menikmati pemandangan, maka sewa motor
adalah pilihan terbaik.
Perjalanan ke Reo dari Ruteng buatku sangat
menyenangkan. Pemandangan sangat indah. Beberapa kali aku harus berhenti untuk
mengabadikan pemandangan indah yang tersaji sepanjang jalan. Luar biasa! Ada beberapa
air terjun kecil dengan airnya yang
jernih dan dingin begitu menggoda setiap orang yang lewat untuk berhenti menikmati
kesegaran airnya. Aku tak melewatkan
kesempatan untuk mandi sepuasnya disini. Walaupun terletak di pinggir jalan,
jangan khawatir ada yang melihat kita mandi karena tertutup pepohonan dan
batu-batu besar.
Waktu tempuh dari Ruteng ke Reo normalnya adalah 2 jam, tapi
karena aku sering berhenti buat mengambil foto jadinya 3 jam aku baru sampai.
Bertepatan dengan jam pulang anak sekolah. Beberapa anak SD melambaikan tangan
bermaksud menumpang pulang. Akupun berhenti untuk memberi tumpangan pada
mereka. Ada 3 anak yang ikut. Salah satunya yang kuingat bernama Aldi karena
dia yang paling terakhir turun, dan akhirnya ikut mengantarku menjelajahi pantai-pantai
di pesisir utara Flores ini. Pantai pertama yang kudatangi adalah pantai Jengkalang karena letaknya di
dusun Jengkalang. Jarang ada orang kesini kecuali penduduk lokal. Pantai ini
merupakan tempat bermainnya Aldi dan kawan-kawannya. Berpasir putih dengan air
yang sangat jernih. Akupun tak tahan untuk tidak ikut berenang menyusul Aldi yang sudah terlebih dahulu nyebur.
Pantai Jengkalang
Puas bermain disini, Aldi mengajakku ke pantai Torong Besi,
sekitar 10 menit dari pantai Jengkalang. Sama dengan pantai sebelumnya, pantai
ini juga sangat indah dengan garis pantai yang panjang. Ada Sebuah bangunan
dari kayu yang sudah lapuk dan sebuah ayunan dari besi yang berkarat. Pantai ini pernah dibuka sebagai tempat
wisata, tapi karena kurang dikelola dengan baik akhirnya sekarang terlantar.
Sayang sekali sebenarnya, pantai seindah ini tidak diurus dengan baik dan
disia-siakan.
Pantai Torong Besi
Setelah Torong Besi, aku mengunjungi sebuah pantai indah
lainnya yang tidak bernama. Di pantai ini tampak ikan-ikan kecil berenang
sampai di pinggir. Lucu sekali!
No Name Beach
Cukup lama aku disini, tidur dibawah pohon
kelapa hingga sore sebelum akhirnya aku kembali ke pantai Jengkalang, ngecamp
di pinggir pantai untuk bisa menikmati sunrise keesokan paginya.
Utara ruteng ya ni? beuh...pantainya seger2 bli, nyesel nggak kesini.
BalasHapuscoba ada investor brani buka land untuk private villa di sana, pasti bakalan keren tuh
BalasHapusAssalamu alaikum.wr.wb..saya pak guncoro mengutarakan kalau saya menang togel lagi,itu semua atas bantuan MBAH SANGKIL,terima kasih banyak ya MBAH yang telah memberikan angka jitunya kepada saya yaitu 4D SGP (5709) TGL 14-07-2016 dan alhamdulillah berhasil,berkat bantuan MBAH SANGKIL saya sudah bisa membahagiakan kedua orang tua saya,bahkan semua hutang-hutang saya bersama hutang kedua orang tua saya semuanya sudah pada lunas,dan bahkan saya juga sudah bisa membuka usaha kecil-kecilan,bagi saudarah-saudarah yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi (-0852-1049-3757-) MBAH SANGKIL saya akui angka ghoib MBAH SANGKIL meman selalu tepat dan terbukti tembus 100%..ini asli bukan rekayasa,silahkan buktikan sendiri karna kesempatan tidak akan datang dua kali terima kasih..
BalasHapus